gerbang masuk kabupaten ponorogo

Ponorogo, kota sarat sejarah dan tradisi yang wajib anda Kunjungi

Bagikan :

Pada bulan-bulan lainnya, pentas Reog pada malam bulan purnama di panggung utama Alun-alun Ponorogo menjadi pertunjukan populer di masyarakat. Antusiasme masyarakat terhadap seni pertunjukan ini masih sangat tinggi, sehingga setiap kali pementasan reog pada malam bulan purnama penontonnya tumpah ruah, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Pada hari-hari biasa, Alun-alun menjadi pusat ruang publik bagi masyarakat Ponorogo. Beragam permainan untuk anak-anak tersedia serta beragam barang dan jajanan dijual di lapak-lapak di area alun-alun. Di sini kita dapat menikmati jajanan dan mencari oleh-oleh khas kota Ponorogo. 

Untuk memanjakan lidah beberapa kuliner Ponorogo yang patut dicoba adalah Nasi Pecel, Sate Ayam dan Dawet Jabung. 

Berbeda dengan nasi pecel dari daerah lain, nasi pecel Ponorogo ini mempunyai cita rasa yang lebih pedas. Bumbu sambel pecel Ponorogo yang lebih sederhana menonjolkan cita rasa pedas dan gurih dengan sedikit rasa manis. Pecel Ponorogo biasanya disajikan dengan lauk Tempe goreng, rempeyek atau iwak kali (ikan sungai). Untuk menikmati nasi pecel kita bisa mendatangi warung-warung nasi pecel yang banyak tersebar di wilayah kabupaten Ponorogo. 

Sedangkan sate ayam Ponorogo terkenal dengan irisan daging ayamnya yang panjang, tebal dengan tekstur yang empuk. Disajikan dengan potongan-potongan lontong dan siraman sambel kacang membuat siapa saja akan menyukai kuliner yang telah ada sejak jaman kerajaan wengker ini. Beberapa sentra penjual sate ayam Ponorogo ada di pertigaan ngepos (ujung Jalan Gajahmada, Hos Cokroaminoto dan Jendral Sudirman), Gang Sate di Jalan Lawu Gang 1, kelurahan Nologaten dan Jalan Barito di kelurahan Setono. 

Baca Juga  Pemandian Air Panas Tirta Husada - Destinasi Wisata Unik Di Ponorogo

Laman: 1 2 3