Masjid Tegalsari Ponorogo

Masjid Tegalsari dan Pesantren Gebang Tinatar: Jejak Sejarah Islam di Ponorogo

Bagikan :

Selain menjadi pusat pembelajaran agama, Pesantren Gebang Tinatar juga menjadi tempat penyebaran semangat perlawanan terhadap penjajah Belanda. Para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga mendapatkan wawasan kebangsaan yang mendorong semangat nasionalisme.

Beberapa tokoh terkenal yang pernah nyantri di Pesantren Tegalsari antara lain:

  1. Bagus Burhan (Ronggowarsito) – Seorang pujangga besar Jawa yang karyanya masih menjadi rujukan hingga kini.
  2. Kyai Imam Puro – Putra Kyai Mojo, penasihat spiritual Pangeran Diponegoro.
  3. Raden Mas Bagus Sudarso (Kyai Abdul Manan) pendiri Pesantren Tremas di Pacitan.

Dari Pesantren Gebang Tinatar, lahir jaringan pesantren yang menjadi tempat menimba ilmu bagi tokoh-tokoh penting dalam sejarah pergerakan Islam dan nasional di Indonesia. Pesantren ini tidak hanya berkontribusi dalam penyebaran Islam, tetapi juga dalam membentuk karakter kepemimpinan santri yang kelak berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Hingga kini, Masjid Tegalsari dan makam Kyai Ageng Muhammad Besari tetap menjadi pusat kegiatan keagamaan dan wisata religi, serta menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu Ponorogo sebagai pusat penyebaran ajaran Islam di Pulau Jawa.

Baca Juga  Pemandian Air Panas Tirta Husada - Destinasi Wisata Unik Di Ponorogo

Laman: 1 2