- Masjid Masjid Baiturrohman (Kyai Ageng Donopuro)

Masjid yang terletak di Dusun Setono, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis ini menurut prasasti yang terdapat di dalam masjid dibangun pada tahun 1600 oleh Kyai Donopuro, Kyai Noyopuro dan Kyai Wongsopuro.
Masjid ini awalnya terbuat dari jati yang ditopang empat pilar besar dan cukup untuk menampung sekitar 40 orang. Jumlah sah untuk mengadakan shalat Jumat menurut fiqih Syafi’iyah. Sampai saat ini masjid sudah mengalami beberapa kali renovasi, renovasi paling besar terjadi pada tahun 2021. Saat ini, peninggalan yang masih asli adalah 4 pilar pada bagian dalam serta bedug yang terdapat di bagian depan.
- Masjid Tegalsari

Masjid Tegalsari terletak di desa Tegalsari, kecamatan Jetis, dibangun pada sekitar tahun 1740-an. Masjid ini adalah peninggalan Ki Ageng Muhammad Besari, pendiri pesantren Gebang Tinatar Tegalsari. Di dalam masjid tersimpan kitab yang berumur antara 150–170 tahun yang ditulis oleh Ranggawarsita, Pujangga keraton Surakarta yang juga santri dari Ki Ageng Muhammad Besari.
Hampir setiap hari masjid ini didatangi banyak wisatawan, terutama pada hari kamis malam. Wisatawan yang datang, selain beritikaf di masjid juga melakukan ziarah ke makam Ki Ageng Muhammad Besari yang berada di belakang masjid ini.
- Masjid Al Ishaq Coper

Masjid ini berada di desa Coper, kecamatan Jetis, didirikan pada abad ke-17 oleh Kyai Ishaq putra dari Kyai Ageng Muhammad Besari. Kyai Muhammad Ishaq ini konon adalah putra kesayangan dari Kyai Muhammad Besari yang didorong untuk membuka pondok pesantren di wilayah Coper.
Masjid ini sendiri diberikan oleh Ayahandanya setelah Kyai Ishaq diminta menyiarkan ajaran Islam di wilayah Coper, kecamatan Jetis. Sebelum masjid ini di pindahkan ke Coper setelah selesainya pembangunan masjid Tegalsari yang baru pada sekitar tahun 1750 Masehi.

